Wednesday, 12 December 2012

2013, suprise me pleasantly please!

2013 will be coming up few weeks later. Yes, it's December 2012 already. Here is what I wanna say..

As I did few years ago, I listed some wishes to be implemented for the upcoming year. For 2013, I haven't listed any wishes. This doesn't mean I don't have any wishes or plans for my life in the next year. I have a lot of plans. I have a lot of wishes. But, I don't want to write it down and to make a list of them. This doesn't mean I don't prepare myself well.

This means I want to face this life naturally. This means I want to walk away without plans. This means I don't need to run for life. This means I want to live freely, not to live with any kind of ambitious goals. And the last important thing, let Allah SWT arrange my life without any purposes from me, because I believe Allah SWT already set up my life with his best plans.

So, 2013, come over please! I really can't wait for any suprises from Allah in 2013.

Sunday, 2 December 2012

somehow..



Somehow.. I miss loving someone and being loved by someone..

Sunday, 4 November 2012

Again, I hate being left by someone

Lagi, gue kehilangan. Kali ini gue kehilangan seseorang yang dekat sekali dengan kehidupan gue. Dia adalah Mbak Asih. Mbak Asih adalah asisten rumah tangga yang sudah bekerja di rumah gue selama kurang lebih 17 tahun. Anyway, gue gak suka pakai kata 'pembantu' karena rasanya sebutan itu tidaklah pantas mengingat she's not only servant or maid for us, but she's much more precious to be a part of our family, so I'd like to say 'Mbak' and pretend her as my sister, not my servant or maid.


Mencari seseorang seperti Mbak Asih tidaklah mudah. Singkat cerita setelah berganti-ganti asisten rumah tangga, kami sekeluarga dipertemukan dengan Mbak Asih. Mbak Asih pun mulai bekerja di rumah gue saat gw berumur 8 tahun. Awalnya dia bekerja bersama kakaknya, Mbak Ul, di rumah gue. Namun, karena mbak Ul harus menikah, jadilah mbak Asih kemudian membawa adiknya, Mbak Mul bekerja. Artinya, sejak gue berumur 8 tahun hingga gw sudah mencapai seperempat abad, Mbak Asih tetap dengan setianya bekerja di rumah gue. Bagi kami, mbak Asih is too precious for us. Dia bekerja melebihi kapasitasnya sebagai asisten rumah tangga. Melebihi kapasitas di sini maksudnya adalah she also plays role as a sister and a 'mother' for me and my sister at home for years.


Mbak Asih (kiri) dan Mbak Mul (kanan)




Ketika nyokap bokap gue belum pulang kantor atau harus bertugas ke luar kota bahkan ke luar negeri selama berhari-hari, Mbak Asih lah yang senantiasa berperan sebagai kakak kami, 'ibu kedua' kami (this doesn't mean I ignore my mom as the real mother), dan sahabat kami. Selain mengerjakan pekerjaan rumah, Mbak Asih dengan sigapnya membantu kami belajar, mendengarkan curhatan kami, memberikan  kami nasihat, dan tak pernah henti-hentinya mengingatkan kami untuk shalat agar selalu ingat kepada Allah SWT. This been running for a dozen years. Hati kami pun terpaut satu sama lain. Mbak Asih selalu ada untuk kami, begitupun sebaliknya. Kami selalu ada untuk memberikan hiburan dan menyenangkan hati bagi Mbak Asih mulai dari hal-hal kecil seperti menonton DVD bareng di rumah, pergi ke bioskop bareng, dan liburan ke luar kota bersama. Terlalu begitu banyak kenangan bersama Mbak Asih dan kami sekeluarga tahu that she has a big heart for us and we also have a big heart for her. Because of this, rasanya terlalu berat jikalau kami ditinggal Mbak Asih untuk menikah dan tidak bekerja lagi di rumah kami.


Ya, hari ini pun tiba. Hari di mana kami harus ikhlas melepaskan Mbak Asih yang sudah memutuskan akan menikah dalam waktu dekat dan tidak lagi kembali ke rumah kami. Kami tahu bahwa kami harus siap dengan situasi ini. Namun, pada kenyataannya kami harus menerima bahwa Mbak Asih terlalu berharga untuk kami lepaskan. Mbak Asih selalu punya cinta dan kasih sayang untuk kami. Kami sekeluarga pun punya cinta dan kasih sayang untuk Mbak Asih. As I ever told you on my previous post, Again, I hate being left by someone (who close to my life)


"Ya Allah, hamba mohon berikanlah kebahagiaan sebanyak-banyaknya kepada Mbak Asih sekeluarga dan keluarga barunya kelak. Ya Allah, hamba mohon berikanlah kasih-Mu dan cinta-Mu kepada Mbak Asih melebihi apa yang bisa kami berikan kepadanya selama bertahun-tahun. Ya Allah, hamba mohon lindungilah Mbak Asih selalu dalam setiap langkahnya, amin". - doa kakak.

Mbak Asih, kakak berterima kasih sama Mbak untuk segalanya yang mbak berikan kepada kakak dan adek. Thanks for the love, thanks for the laughs, thanks for the cry, thanks for the advise, thanks for the thoughts, thanks for the shoulder. Mbak Asih, you're one of the best people who colors my life. I love you, I still love you, I've been loving you, and I'm gonna miss you so much.

With a huge love from my heart,

Kakak.

Saturday, 13 October 2012

Somewhere only we know

He's not on my list, simpul Una dalam hati.

Itulah kesimpulannya setelah Una menghabiskan waktu bersama Darwin selama kurang lebih dua jam di Burger King, Pondok Kelapa. Terlalu cepat menyimpulkan? rasanya tidak. tapi menurut sahabat Una, Angra, dia terlalu cepat menyimpulkan setelah perbincangan ngalor ngidul dalam waktu dua jam tadi malam. Entahlah. Yang jelas, menurut Una, he's not on my list.

"Kenapa na? kenapa lo bisa bilang bahwa lo belum 'klik' sama dia?"

"Ang, mas Darwin itu masih egois. Egois sama dirinya sendiri. Apalagi, untuk seumuran dia, tapi sayangnya masih egois, Ang. Gimana mau berbagi waktu sama istri dan anaknya nanti? Rasanya gak mungkin lah gw bisa sama dia,"

"Una Khairunnisa, lo gak boleh menyimpulkan terlalu cepat kayak gini. waktu lo sama mas Darwin gak hanya tadi malam. Masih banyak waktu untuk saling mengenal. Masih banyak waktu untuk melihat mas Darwin berubah untuk menjadi tidak egois,"

Tapi rasanya tidak mungkin Darwin itu bisa jadi sosok kepala rumah tangga yang baik. Selain egois, dia masih suka nongkrong sana-sini. Padahal sosok yang dibutuhkan Una untuk menjadi seorang suami adalah tipikal family man dan imam yang baik. Meski Darwin itu tiga tahun lebih tua dari Una, tapi dia bukan family man yang Una idamkan.

Ya, sudah satu tahun tujuh bulan Una mengenal sosok Darwin Putranto sebagai rekan kerja di consumer loan department salah satu bank asing di Jakarta. Una pun sebenarnya capek untuk hangout setelah lembur empat jam bersama ibu Marinka, Darwin, dan pak Dhanu. Namun, entah mengapa Una menganggukan tanda setuju setelah Darwin meminta Una menemani dirinya pergi makan malam.



Oh simple thing where have you gone?
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin


Somewhere only we know - Keane

Sunday, 16 September 2012

picture of you

Saat itu, entah kenapa kuputuskan untuk mengirim surat elektronik ke kamu. Surat elektronik yang isinya puluhan kata yang terangkum menjadi beberapa paragraf yang secara sederhananya menuju pada kesimpulan : Aku punya perasaan ke kamu setelah tujuh tahun belakangan ini kita menjadi sahabat. Aku berpikir surat elektronik itu menye-menye sekali, karena entah atas dasar apa aku (pada akhirnya) mengungkapkan melalui surat elektronik tersebut. 

 Terlihat jelas send button di monitor komputerku saat itu. Entah sedang waras atau tidak, aku arahkan kursor menuju send button. Surat elektronik menye-menye pun berhasil terkirim kepadamu. Sebagian batinku merasakan senang tiada taranya. Sebagian lagi batinku merasakan was-was. Ya, meski katanya kita sahabat, aku pun merasa was-was. Was-was karena takut kamu marah atau lebih parahnya lagi kamu hanya menganggapku sebagai sahabat. 

Aku pun keluar dari ruang surat elektronikku dan langsung menyetel lagu Picture of You-nya Boyzone.

You will be there
When I needed somebody
You will be there
The only one could help me

I had a picture of you in my mind
Never knew it could be so wrong
Why'd it take me so long just to find?
The friend that was there all along

Tuesday, 22 May 2012

Pantai membuatku damai

Rasanya damai.
Bima, Nusa Tenggara Barat
Tanjung Benoa, Bali
Lombok, Nusa Tenggara Barat

Saturday, 3 March 2012

Aki, too many love from him and too many love for him



Aki was written by Ajip Rosidi (one of Indonesian litterateurs) and published on Pikiran Rakyat newspaper last monday. who doesn't love him? everybody loves him so much. we love you, will always love you, and has been loving you so much, Aki.

:)

Monday, 27 February 2012

Kita semua sayang Aki

Seminggu yang lalu, saat dalam perjalanan pulang dari kantor ke rumah, gue dikasih kabar melalui Blackberry Messenger oleh Nyokap kalo Aki (bahasa sundanya kakek) tidak sadarkan diri dan gue refleks berdoa supaya Aki masih dikasih umur panjang. Tapi sesampainya gue di rumah, gue justru mendapat kabar kalo Aki sudah berpulang ke Rahmatullah. Malam itu juga, gue beserta nyokap bokap berangkat ke Bandung.



Ya, Aki, kakek kami tercinta, telah meninggalkan kami untuk selama-lamanya dalam usia ke - 97. Sembilan puluh tujuh, usianya. Bukan perkara mudah untuk mencapai usia seperti Aki. Sudahlah, gue gak ada maksud untuk membicarakan usia Aki yang panjang.

Gue bersyukur masih bisa kenal Aki sampai umur gue hampir seperempat abad. Karena, gue belum sempat mengenal kakek Muma (ayah dari papa) di Bima, jadi gue senang sekali bisa memiliki Aki yang tiada kalah hebatnya dengan kakek Muma. Yes, for me, Aki is another great grandpa (besides kakek Muma).

Bagi gue, Aki is another role model (selain kakek muma beserta nyokap bokap gue). Aki itu sosok yang penyayang. sayang sekali dengan anak, cucu, bahkan cicitnya. Aki tidak pernah membeda-bedakan anak, cucu, cicit, bahkan para menantu di dalam keluarga Wastukencana. Tulusnya cinta dan kasih sayang Aki begitu terasa kepada kami. Begitu juga dengan kami, para turunannya, sangat menyayangi dan mencintai Aki sepenuhnya. saking banyaknya orang yang menyayangi Aki, rumahmu selalu didatangi tamu pelayat, Ki. Terlalu banyak orang yang datang mulai dari hari meninggalmu sampai hari ketujuh ini.

Selain sifat penyayang, kami belajar silaturahmi darimu, Ki. Darimu, kami belajar agar senantiasa menjaga tali silaturahmi mulai dari keluarga, sanak saudara, rekan kerja, bahkan orang-orang yang memiliki strata rendah. Ya, Aki merangkul semua orang untuk bertukar pikiran. Dengan cara itulah Aki bersilaturahmi. Silaturahmi yang telah Aki lakukan selama kurang lebih 8 dekade terbukti dari banyaknya orang yang mendatangi pemakamanmu hingga pengajianmu..

Ah, Aki, Engkau terlalu begitu dicintai oleh kami dan juga Allah SWT. we miss you already. Aki, thanks for the advices, thanks for thoughts, thanks for your love, thanks for the laughs, thanks for everything you already gave to your extended family here. Love you, Aki. :')

Thursday, 2 February 2012

My Simple Wish

God, this is my simple wish..

Dear my future husband, I don't need you to propose me in front of a lot of people. I don't need you to propose me in a luxury restaurant with the most beautiful view. I don't need you to propose me by giving me the most expensive ring with elegant design. I don't need you to propose me by bringing me too much red roses. I don't need you to propose me by any pages of poetry.



the picture was from here

Dear my future husband, I need you to propose me through my father by coming to my house gentlely and ask him for being my partner of life. I wish he would like to propose me by seeing and asking through my father. Amin.

Good night, bloggers! :)

Saturday, 22 October 2011

Feeling Grateful

helllooo blog. it's been two months that I haven't had anything to be posted in this blog. what kind of things should I post? when is the right time to post? I really have no idea. Really have no idea what things should I post here, cause, to be honest, my life has changed to be a super crazy life at office. my life turns to be sooooo busier than what I've done a year ago. This is really challenging. Thanks God for giving me a super crazy life, at least this makes me to be a well-organized and well-managed person.

Ok, now what? Is there any topics that could be told to you? Well, at this time, I really feel grateful for having a super crazy job, a newly super crazy life at office, and awesome office mates there. I totally have been having so much fun in everyday, though,it doesn't not always be fun, does it? at least, I can feel the joy!

Thanks God for giving me awesome things in every seconds I step in this great life! :)

Have a great weekend, fellas!

Monday, 15 August 2011

Undefined Feeling

This is what I called with Undefined feeling, since I've never been able to define what I think and what I feel.

Saturday, 23 July 2011

I heart this!

I'm currently into songs from adhitia sofyan, listen to this video below.. once you listen, you heart this!



what a very nice melody!

Tuesday, 17 May 2011

I'm not that fuckin' perfect and yes, I'm a loser ;)

By reading few parts of lyric from Pink in her song, I'm really being inspired :

"The whole world's scared so I swallow the fear.
The only thing I should be drinking is an ice cold beer.
So cool in line, and we try try try, but we try too hard and it's a waste of my time.

Done looking for the critics, cause they're everywhere.
They dont like my jeans; they don't get my hair.
Exchange ourselves, and we do it all the time.
Why do we do that? Why do I do that?

Why do I do that?

Yeah, oh, oh baby, pretty baby
Pretty, pretty please, don't you ever, ever feel
Like you're less than fuckin' perfect.
" (Fuckin' Perfect - Pink)

Or another part of lyric from Glee makes me stronger to smile in everyday :

"Yeah, you may think that I'm a zero
But hey, everyone you wanna be probably started off like me
You may say that I'm a freak show (I don't care)
But hey, give it just a little time, I betcha gonna change your mind

All of the dirt you've been throwin' my way
It ain't so hard to take (That's right)
'Cause I know one day you'll be screamin' my name
And I'll just look away (That's right)

Just go ahead and hate on me and run your mouth (So everyone can hear)
Hit me with the worst you got and knock me down (Baby, I don't care)
Keep it up and soon enough you'll figure out
You wanna be, you wanna be
A loser like me! A loser like me!

Push me up against the locker
And hey, all I'll do is shake it off, and getcha back when I'm your boss
I'm not thinkin' 'bout you haters
'Cause hey, I could be a superstar, I'll see you when you wash my car
" (Loser Like Me - Glee)

So, have you guys had few songs to make you alive? Happy Vesak Day for bloggers who celebrate! :)

Sunday, 15 May 2011

awesomeness on saturday night



what can we say and feel more thankful than having a very wonderful time with old mates?

Saturday, 19 February 2011

Wednesday, 9 February 2011

Perubahan Sosial melalui Media Baru (Tinjauan Ilmu Komunikasi)

Apa sih Twitter? Twitter adalah situs mikroblogging. Well, saya gak akan menjelaskan bagaimana caranya menggunakan Twitter secara panjang lebar. Tapi, bagi kalian yang masih belum punya dan belum paham soal Twitter, silahkan kunjungi blog adik saya (klik di sini!). Sebelumnya, saya persilahkan Anda untuk berpikir, apakah anda merasa Twitter itu berguna bagi kehidupan anda atau tidak. Silahkan pilih.

Seperti kita ketahui bahwa Indonesia tercatat sebagai negara dengan pengguna Twitter terbanyak di dunia pada 2010, lebih tepatnya berjumlah 20,8 % dari pengguna internet di Tanah Air. Sementara, jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 45 juta. Untuk lebih lengkapnya, silahkan kunjungi kompas online (klik di sini) dan detikcom (klik di sini). Melihat dari data jumlah pengguna internet di Indonesia, wajar saja apabila jumlah pengguna Twitter akan terus bertambah dan bertambah setiap harinya.

Ketika jumlah pengguna Twitter terus menerus bertambah, bisa dikatakan bahwa sebagian masyarakat Indonesia sudah melek terhadap kehadiran media baru, khususnya Twitter. Namun, masyarakat Indonesia yang baru melek akan adanya media baru seperti Twitter ini hanya terjadi pada kelompok masyarakat menengah ke atas. Mengapa hanya kelompok masyarakat menengah ke atas yang melek terhadap kehadiran media baru? Mudah menjawabnya, karena hanya mereka lah yang mampu memiliki akses terhadap internet. Tapi pertanyaannya, apakah mereka (baca : kelompok masyarakat menengah ke atas) sudah benar-benar paham akan fungsi dan peranan media baru, seperti Twitter? Dan, apa sebenarnya yang menjadi kekuatan dari media baru, seperti Twitter? Sebelum saya jawab, akan lebih baik jikalau saya menjelaskan dengan menggunakan beberapa contoh berikut ini.


Berawal dari Twitter

Kita, sebagai bagian warga dunia, sangat tahu mengenai situasi politik di Mesir. Situasi politik Mesir yang tidak stabil lantaran sang pemimpin negara, Hosni Mubarak, masih nyaman untuk menikmati kekuasaannya selama 30 tahun. Pada akhirnya, sama seperti Indonesia pada Mei 1998, masyarakat pun berbondong-bondong turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka (baca: masyarakat kontra terhadap kekuasaan Mubarak) bahwa Mubarak sepantasnya harus turun. Mereka pun tidak lelah, meski sudah berjalan kurang lebih dua minggu terakhir. Jikalau kita ingin menelisik lebih lanjut, sebenarnya gerakan masyarakat ini berasal dari mana?

Gerakan masyarakat yang muak terhadap pemerintahan Mubarak itu berasal dari Twitter. Ya, awalnya mereka menyuarakan melalui Twitter dan Facebook. Apa saja yang mereka keluhkan melalui media baru tersebut? Mereka, apapun pekerjaannya, menyampaikan kegalauan hatinya mengenai periode kekuasaan yang diduduki Mubarak saat ini. Mereka juga mengeluh tentang minimnya kesempatan kerja yang disediakan oleh pemerintahan Mubarak. Bayangkan, hanya 2% lapangan pekerjaan yang tersedia. Ironis, padahal kita semua tahu bahwa Mesir adalah pusat peradaban agama Islam yang maju.(Untuk lebih lanjut, baca tempointeraktif dan majalah tempo, klik di sini)

Selanjutnya, apa yang mereka perbuat melalui Twitter dan Facebook hingga dapat menggerakkan demonstrasi secara besar-besaran? Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari tempointeraktif (bisa klik di sini), selain bercuit-cuit melalui Twitter, mereka juga membuat akun "We are all Khaled Said" yang memiliki anggota lebih dari 370 ribu orang. Fyi, sebagaimana saya kutip dari tempointeraktif, Khaled Said adalah pedagang yang tewas akibat dianiaya polisi tahun lalu. Akun ini menyerukan aksi antipemerintah berkali-kali, termasuk mengundang aksi 25 Januari lalu. Maka, mereka berhasil menggerakkan demonstrasi terbesar sepanjang sejarah politik Mesir.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Apakah Twitter dan Facebook cukup berhasil dalam menggalang kekuatan rakyat atas nama keadilan hukum? Saya pernah membahas masalah ini pada postingan sebelumnya (bisa diklik di sini). Pada postingan saya sebelumnya, saya menyebutkan kasus-kasus apa saja yang diangkat ke publik oleh pers lantaran adanya desakan yang kuat dari masyarakat melalui media baru, seperti Twitter dan Facebook. Kasus-kasus tersebut ialah kasus Bibit-Chandra dan kasus Prita Mulyasari. Selain kasus-kasus hukum tersebut, ada juga rencana kebijakan Dana Aspirasi yang dibuat oleh DPR, tapi karena mendapatkan tanggapan dan reaksi keras dari masyarakat melalui media baru, maka rencana kebijakan Dana Aspirasi itu ditunda.

Atau kasus hukum yang masih hangat diperbincangkan di ranah Twitter, yakni kasus hukum yang menimpa ibunda dari @AlandaKariza. Awalnya, tidak ada yang tahu tentang apa yang tengah dialami oleh seorang @AlandaKariza, tapi setelah menulis melalui blog pribadinya (klik di sini), semua pengguna twitter di Indonesia sadar akan pentingnya kasus hukum ibunya Alanda. Tak perlu waktu lama, hampir semua pemilik akun twitter di Indonesia memberikan dukungan secara virtual terhadap Alanda melalui situs mikroblogging tersebut. Dampaknya, kasus hukum ibunya Alanda sukses menduduki peringkat kedua dari trending topics di Indonesia, melalui hashtag #helpAlanda. Terlebih lagi, beberapa media online (seperti @kompasdotcom, @detikcom, dan @tempointeraktif) langsung mengangkat kasus hukum ibunya Alanda sebagai salah satu berita. Wow, luar biasa dahsyatnya kekuatan media baru, khususnya Twitter.


the image source (click!)

Budaya Latah dalam Media Baru

Pertanyaannya adalah, mengapa kicauan tweeps (sebutan bagi para pengguna akun twitter) dapat menggoyahkan suatu negara atau pemerintahan? Menurut kacamata saya sebagai pemerhati ilmu komunikasi dan pemerhati isu sosial di dalam media baru, ada beberapa hal yang dapat disebut sebagai pemicu para tweeps untuk sekedar berkicau di ranah publik baru, yakni media baru. Pertama, adalah budaya latah dalam media baru. Kita sebagai tweeps, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di setiap negara belahan dunia, cenderung memiliki budaya latah atau budaya mengikuti apa yang diperbincangkan oleh para tweeps lainnya di timeline. Sama seperti pop culture yang sedang berkembang kemudian menarik untuk diikuti, persoalan publik yang tengah hangat dibicarakan pun dapat diikuti oleh para tweeps baik yang berasal dari masyarakat. Tapi yang menarik adalah, partisipasi masyarakat apolitis yang ikut berargumen mengenai berbagai persoalan publik yang mencakup isu sosial politik tersebut.

Wujud Ruang Publik Baru

Bagaimana bisa masyarakat apolitis juga tertarik untuk mengamati dan memiliki perhatian terhadap isu sosial politik yang tengah berkembang? Jawabannya sederhana, Kedua, masyarakat apolitis memiliki akses untuk memanfaatkan media baru, khususnya twitter, sebagai bentuk ruang publik baru. Akses untuk mendapatkan informasi lewat media baru didapat sepenuhnya oleh masyarakat apolitis melalui kehadiran teknologi komunikasi dan teknologi informasi. Di sisi lain, beberapa ahli memasukkan internet sebagai sarana baru, selain media cetak dan media elektronik, di dalam paradigma komunikasi massa yang mutakhir. Dengan kata lain, twitter dan situs jejaring sosial lainnya, atau media baru, sangat berpeluang untuk dijadikan sebagai ruang publik yang baru.

Twitter beserta media baru lainnya merupakan angin segar dalam kehidupan masyarakat apolitis di Indonesia. Angin segar, karena sesuai dengan cita-cita Juergen Habermas bahwa perlunya ruang publik yang memungkinkan orang-orang untuk berdiskusi berbagai persoalan publik tanpa adanya intervensi dari pemerintah. Sehingga, dapat dikatakan bahwa berbagai media baru tersebut adalah ruang baru di mana masyarakat dapat menyampaikan pendapat dan kritik pada pemerintah tanpa harus khawatir adanya intervensi dari pemerintah. Terlebih lagi, Indonesia sekarang ini berada di dalam kehidupan demokrasi yang cukup stabil. Seperti kita ketahui, kehidupan demokrasi suatu negara tidak akan berjalan efektif jikalau tidak ada ruang publik yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakatnya. Artinya, media baru bisa dipertimbangkan sebagai wujud ruang publik baru, tatkala media-media konvensional (seperti surat kabar, televisi, dan radio) justru telah dikuasai oleh para elite politik.

Keberadaan Opinion Leader dalam Media Baru
Ketiga, Opinion leader tidak hanya hadir secara nyata pada lingkungan masyarakat, tetapi juga berada di tengah-tengah masyarakat secara maya pada era konvergensi media. Memang tampaknya opinion leader pun mengalami pergeseran dan perluasan makna. Dahulu, kita mengenal tetua atau kepala adat atau kepala suku yang ada di dekat lingkungan tempat tinggal kita sebagai opinion leader. Namun, sekarang ini, sembari dipicu oleh kehadiran teknologi komunikasi dan teknologi informasi, kita dapat dengan mudahnya bertemu dengan para opinion leader secara tidak nyata. Di samping itu, opinion leader yang dulunya hanya ditemukan di lingkungan desa saja, saat ini opinion leader juga dapat kita temui di masyarakat kota dengan mengandalkan baik teknologi komunikasi maupun teknologi informasi. Maka, menurut hemat saya, opinion leader adalah seseorang yang berperan sebagai pemuka pendapat untuk mempengaruhi audiens di dalam proses komunikasi melalui berbagai media, apapun bentuknya. Dapat diartikan bahwa opinion leader tidak melulu hanya mempengaruhi audiens melalui media-media konvensional, bahkan melalui media baru pada era konvergensi media.

Media Baru Ditinjau dari Model Jarum Injeksi
Jikalau kita mengingat kembali tentang model jarum injeksi atau hypodermic needle model, bisa diambil latar belakang pemikiran model jarum injeksi ialah audiens bersikap pasif terhadap berbagai macam informasi yang disebarkan melalui media massa. Sehingga, media massa justru lebih aktif untuk mempengaruhi audiens. Hal inilah yang dikatakan oleh Nurudin di dalam bukunya yang berjudul Sistem Komunikasi Indonesia. Menurut Nurudin, model jarum injeksi ini sama seperti teori peluru, yang mana ia menganalogikan bahwa jika sebutir peluru dikeluarkan dari katupnya, ia akan selalu menemukan sasaran. Sasaran yang dimaksud ialah audiens yang pasif tersebut.

Apabila dikaitkan dengan beberapa persoalan publik yang kembali mengemuka melalui media baru, bisa dilihat bahwa para pengguna media baru, seperti Twitter adalah sasaran empuk bagi media baru. Sasaran empuk, sebab para tweeps ialah audiens yang pasif. Artinya, para tweeps hanya mampu menikmati derasnya arus informasi yang mengalir dalam Twitter. Tak heran bila Elihu Katz (berdasarkan buku Nurudin yang berjudul Sistem Komunikasi Indonesia) mengemukakan beberapa ciri dari suatu media sehubungan dengan model jarum injeksi. Salah satu ciri yang dimaksud, yaitu, media massa memiliki kekuatan luar biasa yang mampu menginjeksi secara mendalam berbagai macam informasi ke dalam benak-benak yang tidak berdaya.

Seperti saya jelaskan di atas bahwa internet merupakan sarana baru di dalam paradigma komunikasi massa baru, jadi Twitter dan media baru lainnya bisa diklasifikasikan ke dalam pembagian media massa. Maka dari itu, sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Elihu Katz, Twitter beserta media baru lainnya juga memiliki kekuatan luar biasa untuk menembakkan segala macam informasi, khususnya persoalan publik, kepada audiens di dalamnya, yakni para tweeps. Ditambah lagi dengan keberadaan para opinion leader yang berperan untuk mempengaruhi para tweeps dalam arus penyebaran informasi. Apalagi jika para opinion leader tersebut mengeluarkan pendapatnya masing-masing secara sama dan serentak. Dengan demikian, peran media baru (seperti Twitter) dibantu dengan para opinion leader pada akhirnya mampu untuk menciptakan adanya sebuah perubahan yang menyangkut persoalan publik serta kepentingan masyarakat.

Semoga tulisan ini bermanfaat :)

Saturday, 29 January 2011

A Meaningful Lyric

To my mom and my dad,

Andai aku t'lah dewasa
Apa yang 'kan kukatakan
Untukmu idolaku tersayang
Ayah... Oh...

Andai usiaku berubah
Kubalas cintamu bunda
Pelitaku, penerang jiwaku
Dalam setiap waktu

Oh... Kutahu kau berharap dalam doamu
Kutahu kau berjaga dalam langkahku
Kutahu s'lalu cinta dalam senyummu
Oh Tuhan, Kau kupinta bahagiakan mereka sepertiku

Andai aku t'lah dewasa
Ingin aku persembahkan
Semurni cintamu, setulus kasih sayangmu
Kau s'lalu kucinta

Andai usiaku berubah
Kubalas cintamu bunda
Pelitaku, penerang jiwaku
Dalam setiap waktu

Oh... Kutahu kau berharap dalam doamu
Kutahu kau berjaga dalam langkahku
Kutahu s'lalu cinta dalam senyummu
Oh Tuhan, Kau kupinta bahagiakan mereka sepertiku

Andai aku t'lah dewasa
Ingin aku persembahkan
Semurni cintamu, setulus kasih sayangmu
Kau s'lalu kucinta


with lots of love,

kakak.

note : lirik ini diambil dari salah satu lagu yang pernah dinyanyikan oleh Sherina. You all might have listened to this song when you were kids. :)

Wednesday, 26 January 2011

Between God and The Reality among Us

Hello readers! How was your life recently? I hope everything goes well. So, what I'm gonna write? I'll tell about what I've got from one of most watched TV series, How I Met Your Mother (HIMYM).

How I Met Your Mother Season 4 (The Leap Episode)

In one of the episodes from HIMYM, Ted seemed to be stressful when he was designing a restaurant. He was ordered by his client to design a restaurant, called by Rib Town, is designed like Cowboy Hat. Yaa, the shape of restaurant must be similiar to cowboy hat. Could you imagine how the building will be? Could you imagine how the difficulty of designing building like cowboy hat? On the day before his birthday, he tried to design all day in his apartment. Although, he will be having birthday on the next day. Although, his friends (Marshall, Lily, Robin, and Barney) already had prepared a suprise birthday party on the roof of their apartment. But, he was still kept working on his design until midnight. Well, I'm not gonna tell about the rest of its story.


the image source (click!)

In the end, Ted was failed to persuade his client about his design, though he have had presentation before. Poor him. After losing the job from a company, he wasn't succeed to develop his architectural design firm. As Lily said, he might have to accept a job at the University. Ted was advised by Lily to accept job as lecturer in architecture classes. In this moment, Lily told him to stop chasing what he can't get and told him to let God show what the best for him. I still remember what Lily said to Ted :


may be you won't design building, but you will design your life



Well, what Lily said above is really true. As I told you in some older posts, I've ever dreamt to be a journalist someday. Journalist has been becoming my dream since I was in high school. I've never been thinking of other jobs, unless being journalist. But, what I'm supposed to say if God wants me to be (an assistant) lecturer, like Ted? What I've got from this episode is we might have to know between God and the reality among us.

Friday, 21 January 2011

Castle, my favourite tv series!

It's been so long that I've never been updating this blog since last year, exactly on November. hmm.. three months ago and it's already first month on the year of 2011. I can't tell about many things since I have no time at all. Yup, for some months, I've been having lack of time to do writing because of my work at college. So, I'm here now, to update this blog.

Well, there is no important stories to be told to you. The only one that I wanna tell is I'm crazy about Castle. Anyone of you watch this tv series? Perhaps, some of you have starworld in your television channel, you guys may see Castle. You guys may say I'm late to see Castle, but this serial tv is worth to be seen by the fans of detective series.


the image source (click!)

Have a pleasant year in 2011, wish everything will turn out to be greater than the previous year!

Wednesday, 3 November 2010

Pray For Indonesia

Sorry for being late to post some important news to be delivered by me through this blog. So sorry. Since I'm late, I won't give the complete news, I just posted a few photos that I collected from any online media. And... I just realized that natural disasters happened on October. For those who read this post, please keep praying for our country, Indonesia, to be always good! Amin.

first, the flood in Wasior, West Papua, happened in the beginning of October, exactly Monday on October 4th, 2010.


the image source

After that flood, we were suprised by the news of earthquake and tsunami that occured in the Mentawai Islands. Both the earthquake and the tsunami happened in Monday on October 25th, 2010.

the image source

Meanwhile we were still shocked by the earthquake and tsunami, another natural disaster occured. It was coming from one of the active volcano mountains in Central Java, Merapi. Merapi has been erupted since Tuesday on October 26th, 2010.

Let's pray for our lovely country, Indonesia! :)